Hidup dalam dunia ciptaan sendiri

Sebuah kalimat yang sangat indah keluar dari mulut Profesor Mata Kuliah keperawatan jiwa saya pada beberapa hari yang lalu. Demikian kalimat lengkapnya, " Mereka yang mengalami depresi, adalah mereka yang berhasil menciptakan dunianya sendiri dan hidup didalamnya!" , lanjutnya. " Ketik merek hidup dlm dunianya, mereka tidak akan mempedulikan orang lain. Mereka hanya akan peduli… Continue reading Hidup dalam dunia ciptaan sendiri

Iklan

Surat untuk hatiku yang sedang bersedih

Dear, Hatiku yang sedang terluka Beberapa hari ini, hari-hari terasa sangat berat. Aku tahu betapa beratnya beban yang harus kita pikul dan cita-cita yang kita emban bersama. Beberapa hari ini, kau dan kau terluka sangat dalam dan semakin dalam. Bukan karena orang lain, tapi karena masa depan yang ingin kita wujudkan bersama. Masa depan yang… Continue reading Surat untuk hatiku yang sedang bersedih

Melihat lebih kedalam

Dalam beberapa kesempatan, Saya dihadapkan pada masalah yang sangat menarik. Saya harus berhadapan dengan rasa marah, kecewa, malu dan putus asa lalu dalam waktu sekian detik, harus kehilangan semua rasa itu dan berganti dengan rasa 'kasihan', maafkan dan seterusnya. Saya merasa takjub dengan perubahan emosi dan pergantian energi yang sangat cepat ini. Say juga merasa… Continue reading Melihat lebih kedalam

Alone

Seseorang pernah mengatakan pada Saya tentang sesuatu, "Pada akhirnya, semuanya akan kembali kepada 'diri sendiri', 'saya sendiri', 'sendiri' ", Yupz...Saya membenarkan pernyataan ini. Tidak ada yang namanya mengatasnamakan 'kelompok', 'keluarga', 'team' dan lain sebagainya (Maaf, saya agak pesimis saat ini...maklum pengaruh pengalaman yang tidak nyaman). Saya mencoba untuk memahami apa yang saat ini sedang terjadi… Continue reading Alone

Ketika “Extrovert” dan “Introvert” berada di Satu tempat yang Sama

Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis apapun di sini, rasanya jari-jari ini kaku dan lumpuh. Saya memang terlalu terlena dengan pekerjaan saya yang akhir-akhir ini menyita seluruh waktu menulis dan berbagi saya. Akhir-akhir ini, jujur saja saya sedikit 'terganggu' dengan kebisingan dan suara-suara tidak menentu yang pasti saja dihasilkan oleh makhluk-makhluk berjiwa atau secara… Continue reading Ketika “Extrovert” dan “Introvert” berada di Satu tempat yang Sama

Setelah badai berlalu…

Sudah lama sekali rasanya jarak antara tulisan saya yang terakhir dengan tulisan saya saat ini. Saya sangat rindu untuk menulis dan berbagi beban saya dalam wadah ini. Tapi, saya mendapatkan masalah, saya tidak tahu apa yang harus saya bagikan kali ini. Saya sudah mencurahkan semua beban dan masalah saya pagi ini dalam Misa pagi yang… Continue reading Setelah badai berlalu…