Kembali

Rasa lelah dimataku memang tidak sebanding dengan penuhnya rasa bahagia untuk kembali ke tanah air dan mengabdi untuk beberapa waktu mengisi libur yang tidak juga panjang ini. Hal yang paling membahagiakan adalah bertemu dengan orang tua dan juga saudara-saudari di kampung. Selanjutnya adalah teman-teman seperjuangan sebelumnya. Bangga melihat mereka tumbuh dengan baik dan sukses saat … Lanjutkan membaca Kembali

Bermain petak umpet dengan Tuhan

Tuhan, Penyesalanku selalu sama, Terlambat untuk menyadari bahwa sesungguhnya Engkau sudah dan sedang bekerja saat ini. Penyesalanku adalah karena aku tidak terlalu peka dan enggan untuk membuka hati dan membiarkanMu masuk dan mengambil alih kehidupanku. Penyesalanku adalah karena aku yang kurang sabar, kurang percaya dan kurang Iman. Tapi, Tuhan… Untuk yang kesekian kalinya dan tiada … Lanjutkan membaca Bermain petak umpet dengan Tuhan

Berguru dalam dua Bahasa Asing

Gambar. Ketika saya mengikuti Karnaval di Jogjakarta, 1995. Ketika saya memutuskan untuk bersekolah di luar negeri. Bahasa yang dituntut dapat saya kuasai adalah Bahasa Inggris. Namun, seiring berjalannya waktu saya juga dituntut untuk menguasai bahasa daerah asli milik orang-orang ditempat saya tinggal dan menggali ilmu. Pada saat seperti ini, saya benar-benar ingin mengatakan bahwa, memang … Lanjutkan membaca Berguru dalam dua Bahasa Asing

Menelusuri ‘Imaginasi’ Manusia akan Pikirannya

Saya, tidak akan pernah membayangkan akan berada disini dan mengabdikan diri saya untuk kemajuan ilmu yang sangat erat dengan ‘pikiran manusia’. Semakin saya mendalaminya, semakin saya merasa sangat ‘tidak tahu apa-apa’ dan saya semakin ‘tertarik’ untuk mengenalnya, mengulitinya lebih dalam. Bagi saya, kesempatan ini adalah hal yang sangat dan sangat ‘luar biasa’ bagi saya. Menelusuri … Lanjutkan membaca Menelusuri ‘Imaginasi’ Manusia akan Pikirannya

Terpaut jadi satu

Rasanya, sudah lama sekali ketika saya menulis dan mempubliksikan tulisan saya yang terkakhir. Saya bahkan lupa apa tulisan saya yang terakhir. Benar, dalam beberapa waktu ini, saya cukup disibukkan dengan pekerjaan yang terus menerus datang silih berganti. Tapi, saya sungguh bersyukur, karena tiada hal lain yang lebih mengasikkan selain menjadi sibuk. Saya suka menyibukkan diri. … Lanjutkan membaca Terpaut jadi satu

Memulai yang baru

Saya baru saja pindah dari asrama putri dan saat ini berstatus sebagai seorang penyewa disalah satu apartemen di kota tempat saya merantau. Saya tidak pernah membayangkan akan berada di sini dan tinggal di sebuah apartemen. Hidup memang menakjubkan, penuh dengan kejutan dan hal-hal yang tidak biasa. Ketika saya keluar dari asrama dan memutuskan untuk tinggal … Lanjutkan membaca Memulai yang baru