Politik Usil di Pemilihan Kepada Desa

14 pemikiran pada “Politik Usil di Pemilihan Kepada Desa”

  1. Saya juga tidak terlalu peduli mbak dengan soal politik. Bahkan politik desa sekalipun. Di tempat saya belum ada pemilihan kepala desa kayak desa sebelah. Nggak tahu juga kenapa. Pernah bincang2 karena desa saya wilayahnya masih terlalu kecil untuk pemilihan sehingga kepala desa ditunjuk oleh pemerintahannya dan bukan melalui pemilihan. Soal gaji dan ceperan, bukan rahasia lagi klo urusan apapun di masa sekarang bisa menghasilkan wkwkw….. πŸ˜€

    Disukai oleh 1 orang

    1. Wah…ini gawat malah. Penyalahgunaan kekuasaan nih.
      Sekarang, BPK (Badan Pengawas Keuangan) kabupaten yang bertugas untuk mengawasi keuangan hingga ke desa sudah bekerja dengan sangat maksimal, saya contohkan saja untuk daerah saya. Saya harap demikian juga dengan daerah Kang Nur. Di Desa saya juga baru-baru ini tersandung kasus yang hampir sama, untung saja bukan kepala desa-nya, tapi pegawai desa yang lainnya. Lumayan, kerugian negara kalau dihitung kurang lebih 100 juga rupiah.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s