Semua ini karena Badai

Kata orang, “Badai pasti berlalu”. Entah apa maksud dari kalimat ini, tapi saya sedikit pesimis mendengarnya. Kalimat ini seakan menjual harapan bahwa akan ada kelegaan sehabis kesempitan. Asal kita sabar. Sabar yang tidak pernah bisa mudah untuk diwujudkan.

Badai dapat diartikan sebagai keadaan yang tidak nyaman, penuh dengan beban, ketakutan dan kegundahan. Gelap mungkin. Berada di tengah badai, sama artinya berada dalam kenistaan dunia yang paling dalam. Menderita!

Entah siapakah yang menemukan kata ‘badai’, Ia bertanggung jawab atas keperihan, luka dan sakit yang melekat padanya. Kasihan, Badai.

 

Note:

Tulisan Iseng dikala Badai melanda tempat kediaman dan area sekitarnya. Aktivitas dapat dikatakan lumpuh sementera. Angin yang berhembus sangat kencang membuat orang-orang enggan untuk keluar dari kamar meskipun hanya sekedar untuk mencari makan. Jalan diluar ruangan dengan pakaian yang basah bukanlah hal yang dianggap menyenangkan. Belum lagi ditambah dengan jalanan yang macet, genangan air dimana-mana bahkan dibeberapa wilayah banjir melanda.

 

 

Iklan

4 thoughts on “Semua ini karena Badai”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s