Surat untuk hatiku yang sedang bersedih

Dear, Hatiku yang sedang terluka

Beberapa hari ini, hari-hari terasa sangat berat. Aku tahu betapa beratnya beban yang harus kita pikul dan cita-cita yang kita emban bersama.

Beberapa hari ini, kau dan kau terluka sangat dalam dan semakin dalam. Bukan karena orang lain, tapi karena masa depan yang ingin kita wujudkan bersama. Masa depan yang baik untuk orang lain. Sungguh sangat menyakitkan.

Tapi, kau tahu, luka dalam hati kita ini adalah cara Tuhan untuk memperdalam ruang penampung kebahagiaan untuk kita. Tidak usah merasa begitu bersedih, karena kita, pada akhirnya akan selalu mendapatkan hasil meskipun kebanyakan dari itu semua adalah hal-hal yang tidak kita harapkan.

Aku tahu, terlukanya hatimu, dan juga jiwamu. Tapi, ya…sudahlah. Tidak apa-apa. Karena memang akan terus seperti itu akhirnya. Kau terluka, lalu sembuh dan belajar dari situ.

Tidak usah terburu-buru karena kita tidak sedang dikejar waktu. Gunakan waktu-waktu ini, tanpa menghitung setiap detiknya untuk belajar bangkit dan mengikhlaskan serta merelakan. Hati kita memang sangat terluka saat ini, tapi, tidak apa-apa…mari belajar untuk sembuh dan bangkit lagi.

Perjuangan kita belum selesai dan hidup kita belum berakhir.

Semangat.

Dari dirimu sendiri.

20160825_094637

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s