Sopan dan santunlah kamu

Sudah sangat lama sekali rasanya sejak postingan terakhir saya pada tahun 2015. Maklum, karena berbagai acara yang tidak juga terlalu penting yang harus saya jambangi dan juga karena beberapa kendala yang tidak bisa saya atasi selain menunggu. Maka, saya harus merelakan banyak waktu saya terbuang dengan tidak memposting apa-apa.

Liburan semester sekaligus liburan Natal dan tahun baru sudah berakhir. Saya baru saja menyelesaikan pendaftaran untuk semester saya selanjutnya. Yah, saya harus belajar menerima kalau mata kuliah yang saya incar untuk semester baru ini tidak disediakan oleh pihak universitas. Saya merasa berat pada awalnya, tapi saya belajar untuk menerima keadaan diluar kendali saya dan kembali menyusun rencana untuk masa yang akan datang. Saya rasa, ini adalah kesempatan saya untuk meningkatkan kepasitas belajar mandiri saya menjadi lebih lagi dari sebelumnya.

entrepreneur-respect

Lain cerita, hari ini, saya bertemu dengan dua orang yang berbeda. Pertama adalah anak muda yang dua tahun lebih muda dari saya dan yang kedua adalah seorang Duda yang berusia 40 tahunan. Keduanya mengajak saya untuk berteman. Saya begitu sangat terkejut dengan bahasa yang menurut saya tidak sopan yang dilontarkan oleh pemuda yang jauh lebih muda dari saya. Saya, memang pribadi yang suka ikut campur, jadi saya berusaha menyadarkannya dengan halus, saya berbicara dengannya dengan menggunakan bahasa yang sopan, tapi nampaknya lawan bicara saya adalah orang yang tidak memiliki cukup kesadaran diri. Bahkan pada penghujung pembicaraan, si pemuda ini masih saja ‘ngotot’ dengan kehendaknya. Berbeda dengan Bapak yang berusia 40 tahun ini, dia memang bukan orang asli negara saya, dia berasal dari New York. Bahasanya sangat sopan dan menghargai saya sebagai lawan bicara, padahal saya orang yang jauh lebih muda dari dirinya. Saya menjadi sangat ‘respect’ dengan bapak ini dan akhirnya kami menjalin pertemanan, beliau memberikan saya beberapa wejangan yang bagi saya adalah sebuah keberuntungan dan pelajaran yang berharga.

Dari kejadian ini, saya belajar bahwa ‘sopan santun’ adalah hal yang sangat penting dalam pergaulan sehari-hari. Sopan santun akan membuat kita menjadi penting dan menarik di mata orang lain. berbeda dari sikap kita yang se’mau’nya saja dan terkesan ‘tidak’ menghargai orang lain.

Saya rasa, demikianlah yang dapat saya bagikan untuk tulisan kali ini, semoga bermanfaat untuk masa yang akan datang.

Salam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s