Mengapa begitu ‘berat’ belajar patofisiologi?

Patofisiologi, mahasiswa/i keperawatan mana yang tidak mengenal topik ini. Dengan jumlah subject MSN yang luar biasa berkelimpahan, maka tidak heran banyaknya patofisiologi yang harus dipahami dan dimengerti dan ada yang bahkan harus “menghafal’ setiap langkah dan proses.

Kadang, ada begitu banyak kendala untuk menahklukkan subject ini. Bosan, mengantuk dan bahkan malas. hal ini membuat saya bertanya-tanya, “kenapa?” dan ‘mengapa’. Ini adalah beberapa highlight dari permenungan saya sejenak.

Dirimu sendiri sudah men’cap’ bahwa patofisiologi itu adalah subject yang sulit dan susah

 Ayoo..ngaku, ini benar adanya, bukan?. Sumber utama, energi utamamu untuk menguasai subject ini, sudah tidak ada karena dirimu sendiri yang berusaha untuk mematikannya. Kau tidak menginginkan subject ini dan berusaha untuk membuangnya jauh-jauh. Jika demikian, maka otakmu yang berusaha untuk memproses setiap informasi akan ‘menyerah’ kalah dan membiarkannya demikian. hasilnya, tidak satupun kalimat dalam buku teks patofisiologi yang akan lengket didalam kepalamu.

Structure kalimat dan kata-kata didalam buku teks patofisiologi sangatlah complex dan berat

berdasarkan pengalaman membaca beberapa buku teks patofisiologi, saya menemukan bahwa susunan kalimat didalam text ini sangatlah padat dan langsung pada intinya. tidak heran mata ini sangat lelah untuk mencermati satu demi satu kalimat yang tersusun didalamnya. Hal ini akan menjadi masalah untuk mereka yang tidak menjadikan membaca sebagai salah satu aktivitas menarik didalam keseharian.

Kau tidak percaya bahwa dirimu dapat menakhukkan subject ini. 

Ini adalah hal yang paling berat yang ‘tega’ kau lakukan pada dirimu sendiri, ya “tidak percaya pada dirimu sendiri’. Ini adalah penyakit yang sangat massive dan obatnya hanya akan ditemukan dari dirimu sendiri. Ketika kau tidak yakin, dirimu sendiri dapat menguasai dan mengerjakan sesuatu, maka percumalah semua niatan, rencana dan usaha yang akan datang. Otakmu akan berkata’ percuma saja’ dan ‘sia-sia saja’ dan langsung menghentikan semua kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Benar bukan?

Demikanlah beberapa point yang berhasil saya kumpulkan terkait dengan alasan-alasan sederhana mengapa begitu berat untuk belajar patofisiologi bagi mahasiswa/i keperawatan. Jika setuju, silahkan berikan komentarmu, jika tidak, ku juga sangat mengharapkan komentarmu.

Semoga bermanfaat.
Salam dan doa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s