Harga Karet: Edisi II

Saya masih menyisakan sedikit rasa tertarik pada hal-hal yang berhubungan dengan harga karet di kampung saya. Tapi, kesimpulan saya sejauh ini membuat saya menjadi patah semangat dan mungkin menyerah sejenak untuk melanjutkan rencana perjuangan yang sudah saya susun. Mungkin dalam benak saya, menunggu saya pulang ke kampung halaman dan bertemu langsung dengan orang-orang yang berhubungan… Continue reading Harga Karet: Edisi II

Iklan

Harga Karet dan tangisan Petani Karet

    Lahir dan besar di keluarga petani karet membuat saya cukup akrab dengan pohon karet. Aroma rupiah setiap kali selesai mengumpulkan karet yag sudah masak dari masing-masing pohon karet adalah hal yang sangat familiar untuk saya. Hasil penjualan karet sudah sangat berjasa mengantar saya untuk mencapai pendidikan yang saya impikan dan menjadikan saya seperti… Continue reading Harga Karet dan tangisan Petani Karet

Lesa

Lesa Entah sampai kapan sabarku akan bertahan Melihat semua kesengsaraan yang kau lakukan pada banyak umat Tiadalah yang dapat aku lakukan selain berseru kepada Dia yang ada diatas sana Menuntut keadilan, mungkin Tapi apalah daya aku ini, jika dibandingkan dengan rencanaNya yang besar … Lesa Entah sampai kapan kita akan melanjutkan ini semua Aku seperti… Continue reading Lesa

Mengapa Aku, Tuhan ?

Tuhan, pagi ini aku berseru padamu melalui tulisan di blog ini. Berharap Engkau sedang online dan membacanya. Ijinkan anakMu yang bandel ini menuliskan isi hatinya padamu, dan tidak peduli siapakah yang membacanya. ... "Tuhan, mengapa aku ?" Inilah hal kemudian yang terlintas didalam kepalaku setelah merenungkan apa yang terjadi selama lebih dari 4 tahunan ini.… Continue reading Mengapa Aku, Tuhan ?

Untuk Ucapan Selamat Jalan yang Tidak mampu terucap

Desa yang merupakan harapan hidup selepas meninggalkan tempat pengungian mengikat kita. Masih sangat jelas tergambar di-ingatanku senyum selamat datang dan sapaan hangat penuh canda. Entah kapan terakhir kali aku terlibat percakapan denganmu. Seingatku, kau ucapkan "Sukses terus lah..." dengan logat Dayak Ma'anyan yang sangat kental dan penuh kerapuhan. Kau memang sudah sangat tua ketika terakhir… Continue reading Untuk Ucapan Selamat Jalan yang Tidak mampu terucap

ACT III: MOTTE in Manila dan sekilas kegilaan saya

Baiklah, saya harus mengakui bahwa saya adalah pengila hiburan dari Korea Selatan. Saya K-Pop-ers tingkat yang masih waras kalau dibandingkan dengan teman-teman yang ada disekeliling saya (Saya sadar akan hal ini). Kilas balik, saya tidak tahu mengapa saya memiliki kesan yang sangat mendalam dengan industry hiburan dari negeri yang terkenal dengan sebutan negeri ginseng tersebut.… Continue reading ACT III: MOTTE in Manila dan sekilas kegilaan saya

Obrolin’s Monthly Challenge (August): Proses melahirkan sebuah paragraph dan penemuan ‘cinta lokasi’ sesudahnya

August 31_01.27 am Saya ingat betul beberapa waktu yang lalu ketika menyatakan ‘ya’ untuk ikut berpartisipasi dalam tantangan bulanan komunitas OBROLIN dengan topik Cinta Lokasi. Saya tidak menyangka ternyata topik ini ternyata cukup rumit untuk bisa saya sederhanakan kedalam bentuk tulisan. Saya sudah melakukan sebisa saya untuk menonton movie yang mempertontonkan tentang cinta lokasi, saya… Continue reading Obrolin’s Monthly Challenge (August): Proses melahirkan sebuah paragraph dan penemuan ‘cinta lokasi’ sesudahnya

Antara Aku, Cinta dan Ruang Kosong diantara Kami

Tidak banyak orang yang akan menyangkal pernyataan yang menyatakan bahwa “Cinta adalah energi besar dimuka bumi yang mampu merubah bentuk suatu benda atau sifat”. Mau tidak mau, suka tidak suka kita hadir ke dalam dunia inipun terjadi karena energi besar yang dinamakan cinta. Cinta adalah energi untuk menciptakan! Setidaknya demikian. Mungkin, oleh karena inilah banyak… Continue reading Antara Aku, Cinta dan Ruang Kosong diantara Kami

Dokter Wawan

Asik membuka catatan-catatan lama, saya menemukan sebuah cerita yang saya tulis dengan Judul Dokter Wawan. Cerita ini saya tulis dan saya terbitkan Pada tanggal 12 Februari tahun 2013 silam di Blogspot, ketika saya masih menempuh pendidikan dasar keperawatan. Cerita ini saya tulis karena pada saat itu saya kesulitan untuk mengingat pengkajian Jantung dan Paru yang… Continue reading Dokter Wawan